RSS

Pembangunan Kantor di Terminal Bratang

kantor bratang 1

Pembangunan kantor di Terminal Bratang sudah dimulai sejak bulan Maret 2013 oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. “Adanya kantor yang baru nantinya diharapkan Terminal Bratang terlihat lebih tertata dan teratur,” ungkap Ir.Irvan Wahyudrajad, M.MT, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Surabaya. (cnd)

kantor bratang 3

kantor bratang 2

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2013 in Uncategorized

 

Pagar Taman dan Parkir Becak Selesai Dicat, Terminal Bratang Makin Terawat

becak 1

Upaya perbaikan dan renovasi terminal-terminal di Surabaya terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Dishub Surabaya baru saja menyelesaikan pengecatan pagar taman dan atap parkir becak di Terminal Bratang.

Adanya pengecatan tersebut membuat Terminal tampak lebih indah dan terawat. “Ini upaya kami untuk selalu merawat terminal di Surabaya. Dishub Surabaya bukan hanya berfokus pada pembangunan terminal-terminal saja, melainkan juga bagaimana terminal tersebut tetap terjaga. Kami selalu berupaya menciptakan konsep green terminal pada setiap terminal di Surabaya,” ungkap Ir.Irvan Wahyudrajad, M.MT, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Surabaya. Pembangunan dan perbaikan terus dilakukan Dishub Surabaya di terminal-terminal yang lain, misalnya pembangunan taman dan sangkar burung di Terminal Manukan. (cnd)

becak 2

 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2013 in Agenda, Bratang, surabaya

 

Buat Surabaya Semakin Hijau, Dishub Surabaya Bangun Taman di Terminal Bratang

taman terminal bratang 1

Terminal Bratang adalah salah satu terminal di Surabaya yang mengusung konsep Green Terminal. KonsepGreen Terminal tersebut membuat  Dishub Surabaya membangun taman di Terminal Bratang.

Adanya taman tersebut membuat Terminal Bratang terlihat semakin hijau nantinya. Taman ini diharapkan dapat menambah kenyamanan untuk para pengunjung.  “Ini adalah upaya Dishub Surabaya untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di Surabaya. Jadi polusi-polusi di Surabaya bisa dikurangi dengan taman yang ada di setiap terminal,” ungkap Ir. Irvan Wahyudrajad, MMT, Kepala Bidang Sarana Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Kota Surabaya. (cnd)

terminal bratang 2

terminal bratang 3

 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2013 in Agenda, Bratang

 

10 September 2012 10:00 

PEKERJAAN SALURAN DRAINASE DAN CROSS PEDESTRIAN WALK DI TERMINAL BRATANG

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Surabaya bersama Dishub Surabaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa Terminal Bratang dengan membangun fasilitas pejalan kaki/Cross Pedestrian Walk. Berdasarkan pantauan di lapangan Senin (10/09/12) saat ini pekerjaan sudah memasang kotak beton saluran atau box culvert. (hwa)

 
Leave a comment

Posted by on September 10, 2012 in Uncategorized

 

In-class Training Sebagai Langkah Awal Menuju ISO OHSAS 18001:2007

Menjelang akhir tahun Dinas Perhubungan Kota Surabaya tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya guna meningkatkan pelayanan publik. Tidak hanya mutu pelayanan langsung kepada masyarakat, melainkan mutu keselamatan jajaran personel dan pengguna jasa transportasi di terminal dan unit pengujian kendaraan bermotor juga menjadi perhatian utama bagi Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Rabu Kemarin (13/12/2011) Dishub Surabaya mendapatkan pelatihan keamanan dan keselamatan kerja (K3) bagi pimpinan UPTD terminal, UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor dan Kepala Pangkalan di seluruh Kota Surabaya. Pelatihan ini merupakan tahap awal sebelum mendapatkan sertifikasi OHSAS 18001:2007 dan agenda kedua setelah mendapatkan sertifikasi tentang manajemen administrasi ISO 9001:2008 tahun yang lalu.

Diatas semua itu, pelatihan ini bertujuan memberikan keamanan dan keselamatan kerja, meningkatkan standar mutu pelayanan keselamatan sesuai standar internasional serta mengurangi resiko di setiap unit pelayanan seperti terminal, stasiun pengujian kendaraan bermotor dan kantor utama Dishub Surabaya dari bahaya kecelakaan kerja.

“Agenda hari ini adalah in-class training, materi berikutnya tentang teknik penerapan dan prosedur dokumentasi yang lebih komprehensif akan dipaparkan pada tanggal 20-21 Desember 2011. Program yang urgent saat ini adalah peningkatan mutu keselamatan baik bagi petugas kami di lapangan maupun pengguna jasa transportasi.” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasaran Transportasi , Irvan Wahydrajad, M.MT.

Boby Arief Hendradjaja selaku pemberi materi dan manager of training dari TUV Nord Indonesia mengatakan, “Saya melihat resiko terbesar datang dari luar (pengguna jasa terminal) seperti calon penumpang dan armada bus. Dengan adanya pelatihan dan penerapan sistem yang sesuai dengan ISO OHSAS 18001:2007, secara optimis resiko dapat ditekan hingga 50%. Pada dasarnya ada 3 hal utama dalam standar keselamatan, Kualitas SDM, sistem pencegahan dan penanganan kecelakaan dan yang  terakhir adalah sarana dan prasarana yang digunakan.

Kuncinya terletak pada kualitas SDM dalam meminimalisir resiko dan mengatasi kecelakaan yang sedang terjadi. Meski sebuah korporasi memiliki sistem dan fasilitas yang memadai, namun kualitas SDM yang kurang baik maka hal ini akan menyulitkan instansi itu sendiri. Materi yang diberikan dalam in-class training antara lain penugasan personel yang bertanggung jawab atas K3, pemasangan rambu khusus K3, dokumentasi sarana dan prasarana yang ada, dokumentasi kecelakaan kerja ang terjadi setiap harinya, serta perlengkapan untuk personel di lapangan serta langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat OHSAS 18001:2007.

Setelah mendapatkan pelatihan K3, pihak TUV Nord Indonesia selaku pemberi pelatihan, auditor serta pemberi sertifikasi ISO OHSAS 18001: 2007 akan memberikan rentang waktu 1 tahun kepada Dishub Surabaya untuk menerapkan materi yang telah diberikan dan menyediakan sarana dan prasarana di setiap unit-unit pelayanan. Selain itu, akan ada pre audit yang akan dilakukan sebelum sistem K3 diimplementasikan. Hal ini dilakukan agar perbandingan kualitas SDM dan ketersedian sarana dan prasarana sebelum dan sesudah penerapan sistem OHSAS dapat terlihat.

 
Leave a comment

Posted by on January 4, 2012 in Uncategorized

 

Kodim 0831 lakukan Kerja Bakti bersama Dishub di Terminal Bratang


Dalam rangka menjelang peringatan HUT TNI yang ke 66 Kodim 0831 Surabaya Timur bekerjasama dengan Dinas Perhubungan melakukan kerja bakti di terminal Bratang Jumat(30/09/2011). Kegiatan karya bakti yang dimulai pukul 06.00 WIBB dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 831 Surabaya timur, Letkol Infanteri Toyib Anwari dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota SUrabaya, Eddi, AmD. LLAJ, S.Sos. MM. Selain Dinas Perhubungan dan Kodim 0831 Surabaya timur, instansi lain yang berpartisipasi dalam karya bakti tersebut antara lain Muspika Kecamatan Gubeng, Dinas Bina Marga dan Pematusan serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota.

“Kegiatan ini melibatkan berbagai komponen dinas-dinas yang ada Pemerintah Kota Surabaya dan hari ini kita fokuskan di kecamatan gubeng dan kita sinergikan dengan Dinas Perhubungan. sebetulnya kegiatan ini rutin kita laksanakan namun hari ini kebetulan dilaksanakan di terminal Bratang. Kita melihat sarana fasilitas umum yang perlu kita kerjasamakan untuk pembersihan agar fasilitas umum tersebut tampak nyaman.” ujar Dandim 831 Surabaya timur.

Selain di terminal, jajaran kodim 0831 juga mengagendakan karya bakti pembersihan taman makam pahlawan di Simokerto, pengecatan musholla, bedah rumah, pembendungan tanggul dan lain-lain. “Kegiatan hari ini melibatkan 150 personel anggota dari kodim dan 7 koramil dan ditambah dari masyarakat. selain kegiatan fisik kami juga melakukan kegiatan sosial lain dalam sektor pendidikan antara lain, pembelajaran paket E untuk buta aksara. peserta pelatihan akan mendapat sertifikat resmi dari Dinas Pendidikan. Selain itu, untuk sektor kesehatan kita berikan pengobatan gratis.” Imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya menyambut baik program karya bakti oleh TNI yang dilakukan di terminal type C tersebut.”event ini adalah event yang bagus dan kami berterima kasih kepada Kodim 831 dan Muspika bapak camat Gubeng karena bisa dipusatkan di terminal Bratang. Dari Dinas Perhubungan sendiri mengerahkan sekitar 75 personel untuk kegiatan karya bakti ini. Karena terminal Bratang merupakan salah satu fasilitas umum, obyek vital. Mulai hari ini saatnya kita bersama-sama dalam mememlihara fasilitas umum sehingga mereka merasa memiliki dan bisa bertanggunga jawab untuk menjaganya.” terang Eddi.

Diharapkan kedepannya kerjasama antara Dinas Perhubungan, Unsur TNI dan masyarakat umum dapat semakin meningkat dalam hal pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas umum khususnya di sektor transportasi.[vs]

 
Leave a comment

Posted by on October 13, 2011 in Agenda, Bratang, surabaya

 

“ECO-DRIVING”


“Eco-driving” di situs web ecodrive.org memiliki pengeritian sebagai cara mengemudi yang bisa mengurangi BBM, emisi gas rumah kaca, hingga tingkat kecelakaan. Tingkat penghematan BBM yang dicapai mencapai antara 5 dan 10 persen.

“Eco-driving” menjadi popular untuk diterapkan karena, hemat bahan bakar, ramah lingkungan, hemat biaya perawatan kendaraan, tidak membuat stres pengemudi, dan manfaat yang terakhir adalah lebih memberikan rasa nyaman bagi penumpang.

Prinsip dasar dari “Eco-driving” di situs web wwf.or.id adalah pindahkan transmisi ke posisi yang lebih tinggi secepat mungkin, pertahankan kecepatan pada putaran ekonomis, hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu, matikan mesin bila memungkinkan, dan antisipasi arus lalu lintas, servis kendaraan anda dengan teratur.

• Pindahkan transmisi ke posisi yang lebih tinggi secepat mungkin.
Kendaraan berbahan bakar bensin atau gas perlu melakukan perpindahan transmisi sebelum 2500 Rpm sedangkan kendaraan bermesin disel perlu melakukan pemindahan transmisi sebelum putaran 2000 Rpm.

• Sedapat mungkin pertahankan kecepatan pada putaran ekonomis
Kebanyakan tenaga mesin hanya terpakai untuk akselerasi atau kecepatan tinggi. Apabila pengemudi mempertahankan kecepatan dan putaran ekonomis, maka energi yang terbuang dan boros bahan bakar dapat dikurangi.

• Hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu
Pengereman yang tak diperlukan akan memboroskan energi, oleh karena itu hindari akselerasi yang ekstrem, kecuali dalam keadaan terpaksa. Antisipasi kondisi lalu lintas dan tidak berada di belakang mobil lain terlalu dekat dapat menghemat bahan bakar hingga 5 – 10%.

• Antisipasi arus lalu lintas Mencakup:
1. Lalu lintas di depan kendaraan kita.
2. Lalu lintas arah berlawanan.
3. Lalu lintas di persimpangan.
4. Mendahului dan mundur
Untuk dapat melakukan itu, pengemudi harus:
1. Memandang kedepan sejauh mungkin
2. Kosentrasi
3. Mengerem dengan cermat
4. Hati-hati dengan kendaraan di depannya
5. Jaga jarak
6. Berusaha sebisanya mempertahankan kecepatan ekonomis
7. Beradaptasi dengan perubahan situasi
8. Mengetahui rute perjalanan
9. Memperhatikan kerusakan jalan dan kemungkinan kesalahan pengemudi lain.

• Memperlambat kendaraan dengan lembut
Ketika memperlambat atau menghentikan kendaraan, perlambat kendaraan dengan lembut dan persneling tetap dalam keadaan masuk.
Untuk lebih menghemat bahan bakar, dapat juga dengan menetralkan segera transmisi/menekan pedal kopling (bila tenaga mesin untuk pengereman tidak diperlukan lagi) sehingga mesin akan secepatnya kembali pada putaran ideal dan sisa energi dorong (kinetis) kendaraan dapat dimanfaatkan sampai ke posisi yang diinginkan.
• Mengemudi di tanjakan dan turunan
Pada jalan mendaki diperlukan tenaga mesin yang lebih besar dibandingkan dengan jalan datar.
Tergantung dari sudut tanjakan yang akan ditempuh, usahakan cara berikut ini:
1. Sesuaikan putaran mesin
2. Teknik perpindahan transmisi yang tepat dan cermat
3. Manfaatkan kecepatan kendaraan untuk menempuh tanjakan berikutnya.

• Matikan mesin bila tidak diperlukan
Matikan mesin sewaktu perhentian singkat; pada lintasan jalan kereta api, lampu lalu lintas, atau sedang menunggu sesuatu yang berhentinya diperkirakan lebih dari 60 detik.
Khusus untuk truk mixer; matikan mesin bila kendaraan tidak ada muatan jika diperkirakan waktu berhenti lebih dari 1 menit, misalnya saat membersihkan roda dari lumpur/tanah, waktu melapor pada pos satpam, jalan macet, dll. Ketika menghidupkan mesin kembali, jangan tekan pedal gas.

• Mengemudi dengan banyak belokan
Kurangi kecepatan saat mendekati belokan sampai mencapai kecepatan yang sesuai, bila perlu pengurangan kecepatan dilakukan dengan tenaga mesin atau sebisanya tanpa pengereman dan tidak menurunkan transmisi pada posisi yang lebih rendah.
Bila sering melakukan akselerasi dan pengereman mendadak dengan putaran mesin tinggi, tidak saja meningkatkan konsumsi bahan bakar dan membuat rem lebih cepat aus, juga menyebabkan kondisi kurang baik pada pengemudi.

• Muatan/beban
Muatan/beban adalah faktor yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar yang utama. Penambahan beban 100 kg pada kendaraan ukuran sedang (1500 kg) akan meningkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 6 – 7%. Kurangi beban tambahan yang tidak perlu pada kendaraan.

• Aerodinamis
Faktor lain yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar adalah aerodinamis.
Makin cepat laju kendaraan maka makin besar hambatan udara yang ditimbulkan, misalnya pada kecepatan 120km/jam dapat meningkatkan sedikitnya 20% pemakaian bahan bakar.

• Tekanan ban
Memeriksa tekanan ban sangat lah penting agar hambatan gesek ban dapat dikurangi.
Tekanan yang tidak sesuai, misalnya kurang 25% dari spesifikasi normal dapat meningkatkan tahanan gesek sampai 10% serta memboroskan bahan bakar sebesar 2%. Tekanan ban yang terlalu rendah juga mempunyai akibat kurang baik pada jarak
pengereman. Untuk memastikan tekanan ban, periksa sedikitnya sekali sebulan.

• Servis berkala
Servis berkala adalah faktor yang sangat penting untuk menghemat bahan bakar, membersihkan saringan udara, serta melaksanakan pekerjaan servis rutin lainnya dengan benar. Diakhiri dengan uji emisi yang dapat membantu Anda menghemat bahan bakar. Oleh karena itu, lakukan pekerjaan servis berkala kendaraan Anda pada bengkel yang Anda percaya.[Set]

 
Leave a comment

Posted by on September 5, 2011 in Transportasi