RSS

Category Archives: Transportasi

Lakukan Kunjungan Kerja, Pemkab Badung Tinjau Langsung SITS

Kunjungan Pemkab Badung ke Terminal Bratang (3)

Minggu (11/05/2014) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Badung Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Kunjungan kerja dilakukan di Kantor Terminal Bratang. Rombongan SKPD Kabupaten Badung disambut langsung oleh Kepala Dishub Surabaya, Eddi, Amd LLAJ, S.Sos, MM. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat manajemen lalu lintas yang dilakukan oleh Dishub Surabaya.

Eddi didampingi oleh Kepala Bidang Lalu Lintas, Ir. Irvan Wahyudrajad, M.MT memberikan paparan mengenai manajemen lalu lintas di Surabaya, pengelolaan CCTV di Surabaya, Surabaya Intelligent Transport System, dan penerapan Adaptive Traffic Control System (ATCS) di Surabaya. Para SKPD Pemkab Badung juga melihat langsung ruang control CCTV Surabaya yang ada di Terminal Bratang. Hasil dari kunjungan ini akan dijadikan bahan masukan bagi Pemkab Badung mengenai manajemen lalu lintas di Kabupaten Badung, Bali. (cnd)

Kunjungan Pemkab Badung ke Terminal Bratang (1)

Kunjungan Pemkab Badung ke Terminal Bratang (2)

Kunjungan Pemkab Badung ke Terminal Bratang (4)

Kunjungan Pemkab Badung ke Terminal Bratang (5)

Advertisements
 

Tags: , , , , , , , , ,

Kunjungan Tim Penilai Kota Sehat Tahun 2013 ke Terminal Bratang

Kunjungan Tim Penilai Kota Sehat (1)

Senin (02/09/2013) Tim penilai Kota Sehat Tahun 2013 mengunjungi Terminal Bratang. Tim penilai ini terdiri tiga orang yang dipimpin langsung oleh Dirjen P2PL Kementrian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama serta didampingi oleh lima orang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam kunjungannya ke Terminal Bratang, Kementrian Kesehatan RI melihat secara langsung keadaan terminal, mulai dari sistem pemantauan lalu lintas di Surabaya Intelligent Transport System (SITS) hingga kebersihan kamar mandi terminal. Hasil kunjungan ini nantinya digunakan untuk penilaian Kota Surabaya sebagai Kota Sehat Tahun 2013. Tidak hanya di Terminal Bratang, tim penilai juga mengunjungi Balai Kota Surabaya, Sidosermo (pembuatan handycraft), Taman Flora, dan beberapa tempat lainnya. (cnd)

Kunjungan Tim Penilai Kota Sehat (2)

 
Leave a comment

Posted by on September 2, 2013 in Agenda, Bratang, Transportasi

 

Tags: , , ,

“ECO-DRIVING”


“Eco-driving” di situs web ecodrive.org memiliki pengeritian sebagai cara mengemudi yang bisa mengurangi BBM, emisi gas rumah kaca, hingga tingkat kecelakaan. Tingkat penghematan BBM yang dicapai mencapai antara 5 dan 10 persen.

“Eco-driving” menjadi popular untuk diterapkan karena, hemat bahan bakar, ramah lingkungan, hemat biaya perawatan kendaraan, tidak membuat stres pengemudi, dan manfaat yang terakhir adalah lebih memberikan rasa nyaman bagi penumpang.

Prinsip dasar dari “Eco-driving” di situs web wwf.or.id adalah pindahkan transmisi ke posisi yang lebih tinggi secepat mungkin, pertahankan kecepatan pada putaran ekonomis, hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu, matikan mesin bila memungkinkan, dan antisipasi arus lalu lintas, servis kendaraan anda dengan teratur.

• Pindahkan transmisi ke posisi yang lebih tinggi secepat mungkin.
Kendaraan berbahan bakar bensin atau gas perlu melakukan perpindahan transmisi sebelum 2500 Rpm sedangkan kendaraan bermesin disel perlu melakukan pemindahan transmisi sebelum putaran 2000 Rpm.

• Sedapat mungkin pertahankan kecepatan pada putaran ekonomis
Kebanyakan tenaga mesin hanya terpakai untuk akselerasi atau kecepatan tinggi. Apabila pengemudi mempertahankan kecepatan dan putaran ekonomis, maka energi yang terbuang dan boros bahan bakar dapat dikurangi.

• Hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu
Pengereman yang tak diperlukan akan memboroskan energi, oleh karena itu hindari akselerasi yang ekstrem, kecuali dalam keadaan terpaksa. Antisipasi kondisi lalu lintas dan tidak berada di belakang mobil lain terlalu dekat dapat menghemat bahan bakar hingga 5 – 10%.

• Antisipasi arus lalu lintas Mencakup:
1. Lalu lintas di depan kendaraan kita.
2. Lalu lintas arah berlawanan.
3. Lalu lintas di persimpangan.
4. Mendahului dan mundur
Untuk dapat melakukan itu, pengemudi harus:
1. Memandang kedepan sejauh mungkin
2. Kosentrasi
3. Mengerem dengan cermat
4. Hati-hati dengan kendaraan di depannya
5. Jaga jarak
6. Berusaha sebisanya mempertahankan kecepatan ekonomis
7. Beradaptasi dengan perubahan situasi
8. Mengetahui rute perjalanan
9. Memperhatikan kerusakan jalan dan kemungkinan kesalahan pengemudi lain.

• Memperlambat kendaraan dengan lembut
Ketika memperlambat atau menghentikan kendaraan, perlambat kendaraan dengan lembut dan persneling tetap dalam keadaan masuk.
Untuk lebih menghemat bahan bakar, dapat juga dengan menetralkan segera transmisi/menekan pedal kopling (bila tenaga mesin untuk pengereman tidak diperlukan lagi) sehingga mesin akan secepatnya kembali pada putaran ideal dan sisa energi dorong (kinetis) kendaraan dapat dimanfaatkan sampai ke posisi yang diinginkan.
• Mengemudi di tanjakan dan turunan
Pada jalan mendaki diperlukan tenaga mesin yang lebih besar dibandingkan dengan jalan datar.
Tergantung dari sudut tanjakan yang akan ditempuh, usahakan cara berikut ini:
1. Sesuaikan putaran mesin
2. Teknik perpindahan transmisi yang tepat dan cermat
3. Manfaatkan kecepatan kendaraan untuk menempuh tanjakan berikutnya.

• Matikan mesin bila tidak diperlukan
Matikan mesin sewaktu perhentian singkat; pada lintasan jalan kereta api, lampu lalu lintas, atau sedang menunggu sesuatu yang berhentinya diperkirakan lebih dari 60 detik.
Khusus untuk truk mixer; matikan mesin bila kendaraan tidak ada muatan jika diperkirakan waktu berhenti lebih dari 1 menit, misalnya saat membersihkan roda dari lumpur/tanah, waktu melapor pada pos satpam, jalan macet, dll. Ketika menghidupkan mesin kembali, jangan tekan pedal gas.

• Mengemudi dengan banyak belokan
Kurangi kecepatan saat mendekati belokan sampai mencapai kecepatan yang sesuai, bila perlu pengurangan kecepatan dilakukan dengan tenaga mesin atau sebisanya tanpa pengereman dan tidak menurunkan transmisi pada posisi yang lebih rendah.
Bila sering melakukan akselerasi dan pengereman mendadak dengan putaran mesin tinggi, tidak saja meningkatkan konsumsi bahan bakar dan membuat rem lebih cepat aus, juga menyebabkan kondisi kurang baik pada pengemudi.

• Muatan/beban
Muatan/beban adalah faktor yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar yang utama. Penambahan beban 100 kg pada kendaraan ukuran sedang (1500 kg) akan meningkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 6 – 7%. Kurangi beban tambahan yang tidak perlu pada kendaraan.

• Aerodinamis
Faktor lain yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar adalah aerodinamis.
Makin cepat laju kendaraan maka makin besar hambatan udara yang ditimbulkan, misalnya pada kecepatan 120km/jam dapat meningkatkan sedikitnya 20% pemakaian bahan bakar.

• Tekanan ban
Memeriksa tekanan ban sangat lah penting agar hambatan gesek ban dapat dikurangi.
Tekanan yang tidak sesuai, misalnya kurang 25% dari spesifikasi normal dapat meningkatkan tahanan gesek sampai 10% serta memboroskan bahan bakar sebesar 2%. Tekanan ban yang terlalu rendah juga mempunyai akibat kurang baik pada jarak
pengereman. Untuk memastikan tekanan ban, periksa sedikitnya sekali sebulan.

• Servis berkala
Servis berkala adalah faktor yang sangat penting untuk menghemat bahan bakar, membersihkan saringan udara, serta melaksanakan pekerjaan servis rutin lainnya dengan benar. Diakhiri dengan uji emisi yang dapat membantu Anda menghemat bahan bakar. Oleh karena itu, lakukan pekerjaan servis berkala kendaraan Anda pada bengkel yang Anda percaya.[Set]

 
Leave a comment

Posted by on September 5, 2011 in Transportasi

 

Kecelakaan Lalu Lintas H-7 Sampai H+7 di Jawa Timur

Lebaran yang tahun 2011 harus diwaspadai oleh para pemudik, hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas jalur darat di Jawa Timur pada saat H-7 sampai H+7 yang semula pada tahun 2009 terjadi 245 kecelakaan meningkat menjadi 391 kecelakaan pada tahun 2010. Penyebab dari meningkatnya kecelakaan karena semakin banyaknya jumlah masa yang melakukan mudik baik itu mudik maupun arus balik yang dilakukan pada saat bersama-sama.

Uraian 2009 2010
Jumlah Laka 245 391
Meninggal Dunia 105 81
Luka Berat 141 45
Luka Ringan 360 176

Sumber : Data Analisis dan Evaluasi (ANEV) Ditlantas Polda Jatim
(Jawa Pos, 1 Agustus 2011)

DISHUB

Meningkatnya jumlah kecelakaan yang terjadi membuat Dishub LLAJ Jatim mensiagakan 131 bus untuk mudik gratis untuk mengurangi angka kecelakaan dan sekaligus mengurangi kemacetan yang terjadi pada saat H-7 sampai dengan H+7. Dishub LLAJ Jatim membuka kesempatan kepada 7.000 penumpang untuk mudik gratis dari Surabaya menuju 12 daerah dengan rute, Situbondo-Banyuwangi, Jember-Banyuwangi, Bondowoso, Malang-Blitar, dan Kertosono-Tulungagung-Trenggalek. Selain itu juga Madiun-Magetan, Karangjati-Ngawi, Madiun-Ponorogo-Pacitan, Bojonegoro-Tuban, Nganjuk, Kediri, dan Pamekasan-Sumenep.[Set]

 
Leave a comment

Posted by on August 2, 2011 in Agenda, surabaya, Transportasi

 

KLH-Dishub Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor Gratis



Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan LSM OTOPOINT Surabaya serta Instansi terkait gelar Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor gratis. Kegiatan yang digelar di Taman Surya Selasa, 12 Juli 2011 tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Penertiban Bidang Pengendalian dan Operasi Dishub Surabaya, Subagio Utomo, SH, MM, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Transportasi Air dan Udara, Fitri Anvanti dan Mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIBB tersebut mentargetkan 1500 kendaraan bermotor yang akan digelar selama 3 hari, di Taman Surya, Darmo Boulevard dan Kertajaya Indah. Target yang harus dicapai dalam 1 hari adalah 500 kendaraan bermotor. Kegiatan Uji Emisi Kendaraan Bermotor merupakan kegiatan rutin yang digelar setahun sekali. Menurut Suwito Sumargo, LSM OTOPOINT, “Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong praktisi, teknisi dan pemilik bengkel serta semua pihak yang bergerak di bidang otomotif agar sadar tentang dampak pencemaran udara oleh kendaraan bermotor”.

Selain itu, Menurut Subagio Utomo, SH, MM, “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan udara bersih di Kota Surabaya sebagai perwujudan dari program langit biru dan mengurangi/ mencegah pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan”. Selain itu juga untuk mengevaluasi kualitas udara di Kota Surabaya. “Uji emisi ini dilakukan untuk mengetahui kadar bahan bakar yang dikeluarkan mobil”, tambahnya.

Menurutnya, standar uji emisi yang dilakukan sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor, dengan ketentuan untuk kendaraan berbahan bakar bensin yang dibuat dibawah tahun 2007 ambang batasnya adalah 4,5 persen untuk CO dan HC 1200 ppm, sedangkan untuk yang di atas tahun 2007 ambang batasnya 1,5 persen untuk CO dan HC 200 ppm. Sedangkan untuk kendaraan yang menggunakan solar standar ambang batasnya berdasarkan kapasitas. Untuk mobil dengan tonase kurang dari 3,5 ton yang dibuat dibawah tahun 2010 standarnya 70 persen, dan yang pembuatannya di atas tahun 2010 standarnya 40 persen. Sedangkan kendaraan yang kapasitasnya lebih 3,5 ton untuk pembuatan kurang dari 2010 standarnya 70 persen dan yang pembuatannya di atas tahun 2010 standarnya 50 persen.

Melalui kegiatan ini diharapkan pemilik kendaraan bermotor agar selalu merawat kendaraannya supaya tetap memenuhi persyaratan batas emisi gas buang kendaraan bermotor. Sehingga dapat mengurangi pencemaran udara di Kota Surabaya.[lil]

 
Leave a comment

Posted by on July 13, 2011 in surabaya, Transportasi

 

Homecoming (Mudik) 2011


Homecoming is a culture in Indonesia of a long holiday season of religious day. and most of the Indonesia, whose live in the big city for working, do homecoming to their city where most of their family live.

Homecoming culture can help revenues flatten of Indonesian because usually people who does the homecoming activity, usually bring something for their family in the area they come. Moreover homecoming is not only bring positive effect for the city they come but also can give negative effect.

the negative effect of the homecoming culture is it can make long traffic jam in some place, beside that it can increase accident in the crowded place that is passed by the homecoming person. that way the government make some event to protect their citizen whose doing the homecoming culture, such as make a event of free transportation for them with some condition they must obey. beside the government some private company also make the same program like the government, although there is some different condition to obey.[set]

 
 

Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2011 Digelar



Seluruh Kepala Bidang dan Kepala UPTD Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya selasa, 28 juni 2011 menggelar rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran 2011. Rapat yang mengagendakan tentang rencana pembentukan tim koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran 2011 ini dipimpin oleh Plt. Ka.Dishub Kota Surabaya Eddi, A.Md.LLAJ. S.Sos. MM.

Plt Ka.Dishub menghimbau kepada semua kepala bidang untuk mengantisipasi masa liburan sekolah. “Adakan koordinasi dengan Dinas Pendidikan tentang libur anak sekolah” ujar Eddi. Hal itu dilakukan sebagai acuan puncak arus mudik, tambahnya.

Selain itu penerapan tarif angkutan lebaran juga menjadi prioritas, hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kepastian akan jasa angkutan. Untuk mengurangi terjadinya kemacetan dan kecelakaan Eddi juga menekankan untuk pengaturan parkir di pusat keramaian.

Dalam kesempatan yang sama Eddi juga meminta kepada Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan di setiap terminal yang ada di Surabaya. “perbaikan-perbaikan agar segera di lakukan, masalah penerangan, pagar-pagar yang lubang dan rambu” ujar Eddi.

Di akhir rapat Eddi berpesan agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar, selamat dan terjangkau serta mengantisipasi apabila terjadi lonjakan penumpang.[lil]

 
Leave a comment

Posted by on July 6, 2011 in surabaya, Transportasi