RSS

KLH-Dishub Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor Gratis

13 Jul



Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan LSM OTOPOINT Surabaya serta Instansi terkait gelar Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor gratis. Kegiatan yang digelar di Taman Surya Selasa, 12 Juli 2011 tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Penertiban Bidang Pengendalian dan Operasi Dishub Surabaya, Subagio Utomo, SH, MM, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Transportasi Air dan Udara, Fitri Anvanti dan Mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIBB tersebut mentargetkan 1500 kendaraan bermotor yang akan digelar selama 3 hari, di Taman Surya, Darmo Boulevard dan Kertajaya Indah. Target yang harus dicapai dalam 1 hari adalah 500 kendaraan bermotor. Kegiatan Uji Emisi Kendaraan Bermotor merupakan kegiatan rutin yang digelar setahun sekali. Menurut Suwito Sumargo, LSM OTOPOINT, “Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong praktisi, teknisi dan pemilik bengkel serta semua pihak yang bergerak di bidang otomotif agar sadar tentang dampak pencemaran udara oleh kendaraan bermotor”.

Selain itu, Menurut Subagio Utomo, SH, MM, “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan udara bersih di Kota Surabaya sebagai perwujudan dari program langit biru dan mengurangi/ mencegah pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan”. Selain itu juga untuk mengevaluasi kualitas udara di Kota Surabaya. “Uji emisi ini dilakukan untuk mengetahui kadar bahan bakar yang dikeluarkan mobil”, tambahnya.

Menurutnya, standar uji emisi yang dilakukan sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor, dengan ketentuan untuk kendaraan berbahan bakar bensin yang dibuat dibawah tahun 2007 ambang batasnya adalah 4,5 persen untuk CO dan HC 1200 ppm, sedangkan untuk yang di atas tahun 2007 ambang batasnya 1,5 persen untuk CO dan HC 200 ppm. Sedangkan untuk kendaraan yang menggunakan solar standar ambang batasnya berdasarkan kapasitas. Untuk mobil dengan tonase kurang dari 3,5 ton yang dibuat dibawah tahun 2010 standarnya 70 persen, dan yang pembuatannya di atas tahun 2010 standarnya 40 persen. Sedangkan kendaraan yang kapasitasnya lebih 3,5 ton untuk pembuatan kurang dari 2010 standarnya 70 persen dan yang pembuatannya di atas tahun 2010 standarnya 50 persen.

Melalui kegiatan ini diharapkan pemilik kendaraan bermotor agar selalu merawat kendaraannya supaya tetap memenuhi persyaratan batas emisi gas buang kendaraan bermotor. Sehingga dapat mengurangi pencemaran udara di Kota Surabaya.[lil]

 
Leave a comment

Posted by on July 13, 2011 in surabaya, Transportasi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: